Amerika Serikat Terancam Mengalami Penambahan Kasus Covid-19

Amerika Serikat Terancam Mengalami Penambahan Kasus Covid-19

Amerika Serikat Terancam Mengalami Penambahan Kasus Covid-19 – Penasehat medis Gedung Putih, Dr Anthony Fauci, memberikan sebuah peringatan dalam pandemi Covid-19 yang kali ini menyerang Amerika Serikat (AS). Ia menyebut bahwa penambahan jumlah kasus harian dapat mencapai 200 ribu kasus pada musim gugur mendatang.

Direktur National Institutes of Health pada hari Minggu, 15 Agustus 2021, waktu setempat memperingatkan bahwa Amerika Serikat terancam mengalami penambahan kasus sebanyak lebih dari 200 ribu kasus per hari.

Selain itu, ini disebabkan juga oleh penularan Varian Delta yang masif di tengah pelonggaran protokol di Negeri Paman Sam itu. Belum lagi banyak warga yang enggan divaksin. Untuk saat ini, Dikutip dari Download IDN Poker77 rata-rata penambahan kasus harian COVID-19 di Amerika Serikat mencapai 129 ribu kasus. Bagaimana awal ceritanya?

1. Sejak awal Juli 2021 lalu, AS mengalami peningkatan kasus sebesar 700 persen
AS Terancam Penambahan Kasus COVID-19 200 Ribu per Hari

Dilansir dari The Guardian, Menurut Direktur National Institutes of Health, Dr. Francis Collins, mengatakan bahwa Amerika Serikat dapat segera melihat penambahan kasus COVID-19 kembali ke angka 200 ribu per hari, tingkat yang tidak terlihat sejak di antara hari-hari terburuk pandemi COVID-19 pada Januari 2021 dan Februari 2021 lalu. Sementara saat ini, Amerika Serikat melihat rata-rata penambahan kasus sekitar 129 ribu kasus baru per hari, peningkatan yang mencapai 700 persen dari awal Juli 2021 lalu, jumlah itu bisa melonjak dalam beberapa pekan ke depan.

Collis juga memohon kepada para warga Amerika Serikat yang tidak divaksinasi untuk segera divaksinasi, dengan menyebut mereka “sitting ducks” untuk varian Delta yang merusak negara serta menunjukkan sedikit tanda untuk menyerah. Ia juga mengatakan Amerika Serikat dapat memutuskan dalam beberapa minggu ke depan apakah akan menawarkan vaksin penguat COVID-19 kepada lebih banyak warga Amerika Serikat pada musim gugur ini. Pejabat kesehatan federal setempat telah secara aktif melihat apakah vaksin tambahan mungkin diperlukan, meninjau jumlah kasus di Amerika Serikat hampir setiap hari serta situasi di negara lain seperti Israel, di mana studi awal menunjukkan perlindungan vaksin terhadap penyakit serius turun di antara mereka yang divaksinasi pada bulan Januari 2021 lalu.

Israel sendiri telah menawarkan vaksin tambahan COVID-19 kepada orang di atas 60 tahun yang sudah divaksinasi sebelumnya.

2. Beberapa hari lalu, FDA AS mengubah otorisasi penggunaan darurat untuk vaksin Pfizer dan Moderna
AS Terancam Penambahan Kasus COVID-19 200 Ribu per Hari

Pada hari Jumat, 13 Agustus 2021, lalu pihak regulator Amerika Serikat mengesahkan dosis ketiga vaksin COVID-19 oleh Pfizer dan Moderna untuk orang dengan sistem kekebalan yang terganggu yang cenderung memiliki perlindungan lebih lemah dari rejimen dua dosis. Pihak Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) Amerika Serikat mengubah otorisasi penggunaan darurat untuk kedua vaksin pada hari Kamis, 12 Agustus 2021, lalu yang membuka jalan bagi orang-orang yang telah menjalani transplantasi organ atau mereka yang memiliki tingkat sistem kekebalan yang lemah, untuk mendapatkan dosis tambahan dari vaksin yang sama.

Panel penasihat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat memilih untuk merekomendasikan vaksin tambahan dan direktur agensi menandatangani rekomendasi itu pada hari Jumat, 13 Agustus 2021, lalu. Pencampuran vaksin mRNA diperbolehkan untuk suntikan ketiga jika vaksin aslinya tidak tersedia dan pasien tidak memerlukan resep atau tanda tangan dari penyedia layanan kesehatan untuk membuktikan bahwa mereka mengalami gangguan kekebalan dan menerima dosis tambahan.

Meski demikian, FDA dan CDC bekerja untuk memastikan bahwa penerima vaksin buatan Johnson & Johnson yang kekebalannya terganggu memiliki perlindungan yang optimal.

3. Sekitar 60 persen populasi AS setidaknya sudah divaksinasi sebanyak satu dosis
AS Terancam Penambahan Kasus COVID-19 200 Ribu per Hari

Untuk saat ini, berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sekitar 60 persen populasi Amerika Serikat telah memiliki setidaknya satu dosis dan hampir 51 persen sudah divaksinasi penuh. Daerah dengan tingkat vaksinasi yang rendah sangat terpukul dengan kasus COVID-19 saat ini, seperti Louisiana, Texas, Florida, dan Mississippi.

Pakar penyakit menular Amerika Serikat, Anthony Fuci, mengatakan bahwa semakin banyak orang yang sudah divaksinasi, di banyak tempat setiap orang, baik yang divaksinasi maupun yang tidak divaksinasi, harus melakukan bagian mereka dengan mitigasi, seperti mengenakan masker di sekolah dan ruang publik lainnya. Fauci menambahkan bahwa pihaknya baru saja menyadari sedang berhadapan dengan krisis kesehatan masyarakat.