Bandara Palma Ditutup Empat Jam Akibat Penumpang yang Kabur

Bandara Palma Ditutup Empat Jam Akibat Penumpang yang Kabur

Bandara Palma Ditutup Empat Jam Akibat Penumpang yang Kabur – Bandar Udara Palma de Mallorca adalah bandara domestik dan internasional yang terletak 8 km (5,0 mi) timur dari kota Palma de Mallorca, Spanyol. Bandara ini adalah bandara terbesar ketiga di Spanyol, setelah Bandar Udara Internasional Barajas Madrid dan Bandar Udara Internasional Barcelona.

Bandara Palma harus ditutup selama hampir empat jam. Insiden ini terjadi setelah sebuah pesawat Royal Air Maroc, yang terbang dari Casablanca di Maroko ke Istanbul, Turki harus mendarat darurat di Palma pada sekitar pukul 20.30 waktu setempat, setelah seorang penumpang membutuhkan perawatan medis mendesak untuk diabetes.

Setelah pesawat mendarat dilaporkan ada sekitar 21 penumpang yang mengambil kesempatan turun dari pesawat untuk masuk ke Spanyol secara ilegal.

1. Beberapa penumpang yang masuk secara ilegal berhasil ditangkap
Ada Ada Saja! Bandara Ini 'Lumpuh' Gara-gara Penumpang Kabur

Melansir dari BBC, pihak berwenang setempat pada hari Sabtu mengatakan telah berhasil menangkap 9 orang yang kabur, tapi masih ada 12 yang buron. Para penumpang yang mencoba meninggalkan bandara secara ilegal dilaporkan bersembunyi di bawah pesawat yang diparkir, setelah turun dari pesawat. Penumpang yang meninggalkan bandara kabur dengan memanjat pagar pembatas.

Sebagian besar para penumpang yang masuk ke Spanyol secara ilegal ini berhasil ditangkap oleh Guardia Civil. Salah satu penumpang ditemukan ketika sedang berjalan di sepanjang jalan menuju Manacor.

Penumpang yang membutuhkan perawatan medis merupakan seorang pria asal Maroko setelah pemeriksaan di rumah sakit menunjukkan dia sedang dalam kondisi sehat secara medis dan dilaporkan telah ditahan atas dugaan membantu imigrasi ilegal.

Seorang penumpang lain yang menemani penumpang yang melakukan pemeriksaan medis dilaporkan menghilang dari rumah sakit.

2. Aktivitas pesawat di bandara terhenti
Bandara Palma Ditutup Setelah Penumpang Kabur dari Pesawat

Melansir dari Express, akibat kejadian ini operasi penerbangan dan pendaratan bandara harus ditutup sementara karena dianggap terlalu berbahaya jika membiarkan pesawat melintas, saat ada beberapa orang bersembunyi di tengah kegelapan.

Pengendali lalu lintas udara melalui Twitter memeberitahu bahwa pesawat yang ingin mendarat akan dihentikan dan dialihkan karena alasan keamanan, setelah ada pesawat yang mendarat dan mungkin ada penumpang berada di landasan penerbangan.

Operator bandara, Aena mengkonfirmasi telah menangguhkan sementara operasi menyusul insiden setelah pesawat mendarat darurat. Bandara dilaporkan baru melanjutkan aktivitas di landasan penerbangan setelah jam 11 malam. Pesawat yang mendarat darurat itu telah melanjutkan penerbangannya ke Istanbul, Turki dengan sisa penumpangnya.

Sekitar 60 penerbangan nasional dan internasional dialihkan atau ditunda akibat insiden tersebut. Ada 13 pendaratan yang dialihkan, termasuk ke bandara di Ibiza.

3. Belum ada informasi yang menunjukkan pendaratan disengaja untuk imigrasi ilegal

Melansir dari DW, pihak berwenang saat ini sedang menyelidiki motif dari mereka yang kabur dari bandara. Ada anggapan dari pihak kepolisian bahwa tindakan pengalihan untuk mendarat darurat di Spanyol disengaja untuk membantu orang memasuki Spanyol secara ilegal.

Namun, pihak berwenang belum bisa mengkonfirmasi kecurigaan tersebut. Aina Calvo, seorang pejabat di Kepulauan Balearik, mengatakan belum ada informasi yang dapat mengonfirmasi bahwa pendaratan adalah operasi yang diatur dengan sengaja sebelumnya untuk melakukan tindakan imigrasi secara ilegal. Calvo mengatakan peristiwa seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Spanyol merupakan salah satu negara tujuan favorit penyeberangan migrasi ilegal ke Eropa dari Afrika dan Timur Tengah. Wilayah eksklave Ceuta dan Melilla di secara teratur sering menjadi pintu para migran untuk memasuki wilayah Eropa. Kepulauan Canary Spanyol, di Samudra Atlantik, juga mengalami peningkatan kedatangan migran secara ilegal dengan perahu.

Pulau terbesar di Kepulauan Balearik adalah Mallorca yang merupakan salah satu destinasi wisata populer di Spanyol, dengan bandara di ibu kotanya Palma menjadi salah satu yang tersibuk di Spanyol. Sebelum pandemik COVID-19, bandara itu digunakan hingga 28 juta penumpang per tahun. Penumpang yang mengeluhkan dirinya sakit telah dibawa ke rumah sakit setempat, di mana dia dinyatakan dalam kondisi sehat.

Penumpang itu ditangkap atas dugaan ‘membantu imigrasi ilegal’. Seorang penumpang lainnya yang mendampingi penumpang yang mengeluh sakit, juga dilaporkan hilang. Surat kabar El Pais melaporkan lima orang terkait insiden itu telah ditangkap, selain penumpang yang mengeluh sakit. Tidak diketahui secara jelas bagaimana pengamanan di bandara Mallorca sehingga puluhan penumpang itu bisa kabur dari pesawat yang mendarat darurat.