Fakta Tentang Mohammad Hatta yang mungkin Belum Diketahui

Fakta Tentang Mohammad Hatta yang mungkin Belum Diketahui

Fakta Tentang Mohammad Hatta yang mungkin Belum Diketahui – Dr. (H.C.) Drs. H. Mohammad Hatta (populer sebagai Bung Hatta; lahir dengan nama Mohammad Athar di Fort de Kock, Hindia Belanda, 12 Agustus 1902 – meninggal di Jakarta, 14 Maret 1980 pada umur 77 tahun) adalah negarawan dan ekonom Indonesia yang menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia pertama. Mohammad Hatta merupakan sosok wakil presiden pertama Republik Indonesia. Ia menjabat mendampingi Soekarno.

Keduanya lantas hingga kini dikenang sebagai sosok proklamator bangsa. Lahir di Bukittinggi, 12 Agustus 1902, perjalanan karier politiknya dimulai sejak ia aktif dalam organisasi Sumaranen Bond wilayah Padang. Tak hanya sebagai sosok politisi, ia juga dikenal sebagai sosok negarawan dan pelopor koperasi.

Ia bersama Soekarno memainkan peranan sentral dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda sekaligus memproklamirkannya pada 17 Agustus 1945. Melansir dari buku Indonesia Poenja Tjerita, berikut Poker Domino777 ungkap sejumlah fakta tentang sosok sederhana berkaca mata ini yang kamu mungkin belum tahu.

1. Sosok sederhana
7 Fakta tentang Bung Hatta yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Bukan menjadi rahasia bahwa Bung Hatta, begitu ia akrab disapa, adalah sosok yang sederhana. Ia pernah meminta asistennya untuk mengembalikan dana taktis wakil presiden yang sebenarnya merupakan haknya.

Semua tawaran untuk menjabat sebagai komisaris perusahaan nasional dan internasional pernah ditolak Bung Hatta. Bahkan jabatan yang ditawarkan Bank Dunia pun pernah dia tolak.

2. Tak pernah berhasil memiliki sepatu impiannya
7 Fakta tentang Bung Hatta yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Pernah kepingin banget membeli sesuatu? Bung Hatta pernah lho.

Ia pernah sangat berkeinginan membeli sepatu Bally, saking inginnya, ia memotong iklan sepatu Bally dan menyimpannya di dalam dompet sembari berharap suatu hari bisa membeli sepatu tersebut.

Sayangnya, sampai menutup usia, Bung Hatta belum pernah kesampaian membeli sepatu impiannya tersebut.

3. Sosok yang romantis
7 Fakta tentang Bung Hatta yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Bung Hatta menikahi Rahmi pada 18 November 1945. Saat Rahmi akan melahirkan anak pertama mereka, Hatta membuatkan sandwich spesial dan mengantarkannya pada Rahmi.

Bung Hatta juga tipe orang yang selalu melihat arah matahari lho ketika lagi berkendara bersama sang istri. Bung Hatta akan duduk di sebelah kanan jika arah matahari datang dari kanan. Manis ya.

4. Pernah berjanji tidak akan menikah
7 Fakta tentang Bung Hatta yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Tak hanya romantis kepada istrinya, Bung Hatta juga romantis kepada Indonesia. Berjuang untuk memastikan Indonesia merdeka dari tangan penjajah, Bung Hatta pernah berjanji tak akan menikah.

Ia sempat berjanji tidak akan menikah sebelum Indonesia merdeka. Saat menikahi Rahmi pada November 1945, Bung Hatta menjadikan buku dengan judul “Alam Pikiran Yunani” karyanya sebagai mas kawin.

5. Dapat gelar dari universitas kenamaan di Indonesia
7 Fakta tentang Bung Hatta yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Tak hanya sederhana dan suka membaca, Bung Hatta ternyata mendapatkan sejumlah gelar Doktor Honoris Causa dari sejumlah universitas terbaik dan kenamaan nusantara.

27 November 1956, Bung Hatta mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta. Gelar yang sama di bidang hukum diterimanya pada tahun 1975 dari Universitas Indonesia.

Selain itu, Universitas Padjajaran (Unpad) memberikan jabatan guru besar luar biasa kepada Bung Hatta di bidang politik. Wah, keren ya?

6. Pecinta buku
7 Fakta tentang Bung Hatta yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Selama menjadi wakil presiden, gaji Bung Hatta habis dipakainya untuk membeli buku. Bahkan penyejuk udara pertama yang bisa dimiliki Bung Hatta ia pakai dan pasang di perpustakaan pribadinya.

Bung Hatta ternyata tidak menyukai cara membaca dengan melipat sampul depan hingga bertemu sampul belakang. Siapa yang suka membaca seperti Bung Hatta?

7. Punya alasan tak mau ke Singapura

Satu fakta menarik, Bung Hatta menolak untuk menginjakkan kaki di negara tetangga, Singapura. Hal ini bukan tanpa alasan tentunya.

Dua marinir Indonesia pernah dihukum gantung di Singapura. Karena hal ini, Bung Hatta tak pernah mau menginjakkan kaki di negara tersebut. Menurutnya, hukuman gantung yang diterima dua putra bangsa merupakan salah satu penghinaan terhadap negaranya.