Iran Mengirimkan Bahan Bahan Bakar Kepada Lebanon

Iran Mengirimkan Bahan Bahan Bakar Kepada Lebanon

Iran Mengirimkan Bahan Bahan Bakar Kepada Lebanon – Sebuah konvoi truk tangki yang mengangkut solar dari Iran melintasi perbatasan dari Suriah menuju Lebanon pada Kamis pagi. Pengiriman ini diatur oleh kelompok militan Hizbullah untuk meredakan kekurangan BBM yang melumpuhkan di negara yang dilanda krisis itu. Konvoi mobil berisikan bahan bakar kiriman Iran yang ditengahi oleh Hizbullah telah tiba di Lebanon pada Kamis (16/09/2021).

Pengiriman ini melanggar sanksi-sanksi AS yang diberlakukan pada Teheran setelah mantan Presiden Donald Trump menarik Amerika keluar dari perjanjian nuklir antara Iran dan negara-negara berpengaruh tiga tahun silam. Sebelumnya, konvoi truk ini mengadakan transit di Suriah sebelum langsung menuju ke Lebanon.

Ini digambarkan sebagai kemenangan oleh Hizbullah, yang turun tangan memasok BBM itu dari pelindungnya, Iran, sementara pemerintah Lebanon yang dililit kekurangan dana tunai menghadapi kekurangan BBM selama berbulan-bulan. Pengiriman ini dimaksudkan untuk membantu meringankan kekurangan bahan bakar di tengah krisis ekonomi parah di Lebanon.

1. Disambut meriah oleh rakyat Lebanon 

Melansir kantor berita AP, warga Lebanon berkumpul di pinggir jalan menuju Lembah Bekaa untuk menyambut konvoi. Bendera kuning dan spanduk Hizbullah yang memuji kelompok yang didukung Iran itu dan Presiden Suriah, Bashar Assad menghiasi jalan-jalan.

Beberapa wanita menghujani truk dengan beras dan bunga saat mereka melewatinya. Yang lain mengangkat spanduk bertuliskan “Terima kasih Iran,” dan “Terima kasih Suriah.” Disusul dengan beberapa tembakan dan setidaknya satu granat berpeluncur roket untuk merayakannya.

Pemimpin Hizbullah, Sayyid Hassan Nasrallah mengatakan solar yang cukup untuk sebulan itu akan disumbangkan ke rumah sakit umum, panti jompo, panti asuhan, stasiun air dan Palang Merah Lebanon. Dia mengatakan BBM juga akan dijual dengan harga diskon ke rumah sakit swasta, pabrik farmasi, toko roti dan koperasi yang menjual produk makanan.

2. Melanggar sanksi AS kepada Iran 

Melansir Aljazeera, Pengiriman itu melanggar sanksi AS yang dikenakan pada Iran setelah mantan Presiden Donald Trump menarik Amerika keluar dari kesepakatan nuklir antara Iran dan kekuatan dunia pada 2018.

TV Al-Manar Hizbullah menyebut pengiriman bahan bakar tersebut sebagai pemecah pengepungan Amerika. Dikatakan bahwa truk-truk itu akan menuju ke kota Baalbek di Lebanon Timur dimana sebuah perusahaan yang terkait dengan Hizbullah akan mendistribusikan bahan bakar tersebut.

“Kami menunggu untuk melihat bagaimana Amana akan menentukan harganya,” kata Kassem, mengacu pada perusahaan yang berafiliasi dengan Hizbullah yang mengatur distribusi tersebut.

AS yang telah menyebut Hizbullah sebagai organisasi “teroris”, telah memberikan sanksi kepada perusahaan Amana karena hubungannya dengan partai tersebut.

Tidak ada komentar langsung dari pejabat Lebanon atau AS tentang pengiriman bahan bakar Iran tersebut.

3. Pengiriman di tengah krisis 
Bahan Bakar Kiriman Iran untuk Lebanon Telah Tiba

Hizbullah telah menggambarkan kehancuran ekonomi Lebanon yang dimulai pada akhir 2019. Sebagian disebabkan oleh pengepungan  yang dilakukan oleh Amerika karena kekuatan dan pengaruh kelompok militan Hizbullah di Lebanon. Kelompok Hizbullah sendiri telah diberi sanksi oleh pemerintah AS selama beberapa kali.

Kekurangan bahan bakar yang parah telah melumpuhkan negara dan mengakibatkan pemadaman listrik di berbagai wilayah. Orang-orang mengantri berjam-jam untuk mendapatkan bensin.

Sayyid Hassan Nasrallah, pada bulan lalu mengumumkan bahwa Iran mengirim bahan bakar ke Lebanon untuk membantu meringankan krisis. Kapal tanker minyak Iran pertama yang ditugaskan oleh Hizbullah tiba di pelabuhan Baniyas Suriah pada hari Minggu (12/09/2021) dan beberapa mobil pengangkut diturunkan di Suriah sebelum dibawa melalui darat ke Lebanon pada hari Kamis dengan truk tanker.