PBB Menilai Serangan Israel Ke Gaza Adalah Kejahatan Perang

PBB Menilai Serangan Israel Ke Gaza Adalah Kejahatan Perang

PBB Menilai Serangan Israel Ke Gaza Adalah Kejahatan Perang – Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memperingatkan bahwa serangan udara mematikan  Israel ke Gaza selama 11 hari mungkin mengarah pada kejahatan perang. PBB juga menyatakan tidak melihat bukti bahwa bangunan yang digempur Israel digunakan untuk tujuan militer, seperti yang diklaim Israel selama ini.

Sebelum gencatan senjata diberlakukan sejak Jumat (21/5) lalu, serangan udara dan artileri Israel ke Gaza menewaskan 253 warga Palestina, termasuk 66 anak. Lebih dari 1.900 orang mengalami luka-luka akibat gempuran selama 11 hari tersebut. Serangan roket dari Gaza menewaskan 12 orang di Israel, termasuk satu anak dan seorang remaja Arab-Israel.

Sekitar 357 orang mengalami luka-luka di Israel akibat serangan roket. Lebih lanjut, Bachelet menyerukan kepada ‘Hamas dan semua kelompok bersenjata untuk menahan diri dari penggunaan Bandar Togel Deposit Pulsa roket dan mortir tanpa pandang bulu, yang harus ada pertanggungjawabannya’.

1. Pelanggaran jelas terhadap hukum humaniter internasional
PBB Sebut Serangan Israel di Gaza Mungkin Bisa Jadi Kejahatan Perang

Konflik antara Israel dan kelompok Hamas meletus setelah Hamas menuntut pasukan Israel meninggalkan kompleks Al-Aqsa di Yerusalem Timur dan kemudian meluncurkan roket ke arah Israel.

Bachelet menyebut serangan roket yang tanpa pandang bulu itu sebagai pelanggaran jelas terhadap hukum humaniter internasional. Namun dari sisi Israel, negara ini menanggapi dengan serangan udara intensif di Gaza, termasuk penembakan, rudal, dan serangan dari laut.

Langkah ini telah menyebabkan kerusakan infrastruktur sipil dan kematian yang meluas. “Terlepas dari klaim Israel bahwa banyak dari bangunan ini menjadi tempat kelompok bersenjata atau digunakan untuk tujuan militer, kami belum melihat bukti dalam hal ini,” kata Bachelet, Kamis (27/5/2021).

“Jika ditemukan (serangan yang) tidak pandang bulu dan tidak proporsional, serangan semacam itu mungkin merupakan kejahatan perang,” lanjut Bachelet dalam forum yang beranggotakan 47 orang itu.

2. Banyak korban berjatuhan
PBB Sebut Serangan Israel di Gaza Mungkin Bisa Jadi Kejahatan Perang

Dalam pernyataannya, Bachelet juga mendesak Hamas untuk tidak menembakkan roket sembarangan ke Israel.

Ia kemudian mengatakan bahwa kantornya telah memverifikasi kematian 270 warga Palestina termasuk 68 anak-anak di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur, selama kekerasan bulan ini.

Sebagian besar dari mereka tewas di Gaza yang dikuasai Hamas, tempat Israel melakukan pemboman melalui serangan udara selama 11 hari dan berakhir dengan gencatan senjata.

Roket Hamas telah menewaskan 10 warga Israel.

3. Kecaman Dubes Israel
PBB Sebut Serangan Israel di Gaza Mungkin Bisa Jadi Kejahatan Perang

Menurut antara News, Duta Besar Israel untuk PBB di Jenewa Meirav Eilon Shahar juga mengecam Hamas. Ia menyebut kelompok itu sebagai organisasi jihadis, genosida, teroris. Ia juga menuduh Hamas menggunakan warga sipil Palestina sebagai tameng manusia untuk menyembunyikan roketnya. “Masing-masing roket ini merupakan kejahatan perang,” kata Shahar, mengacu pada 4.400 roket yang ditembakkan ke Israel, yang sebagian besar dicegat oleh perisai pertahanan “Iron Dome” Israel.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki mengatakan bahwa Israel, pendudukan, dan otoritas apartheid melanjutkan kejahatannya, kebijakan, dan hukumnya untuk mengkonsolidasikan sistem kolonial dan apartheid.