Pemerintah Memperpanjang PPKM berlevel hingga 18 Oktober

Pemerintah Memperpanjang PPKM berlevel hingga 18 Oktober

Pemerintah Memperpanjang PPKM berlevel hingga 18 Oktober – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto melaporkan, hasil evaluasi perkembangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM luar Jawa Bali untuk provinsi level 4 sudah tidak ada. Di mana sebelumnya masih terdapat satu provinsi yang masih terapkan PPKM level 4.

“Untuk tingkat provinsi di luar Jawa dan Bali ini provinsi (PPKM) level 4 sudah tidak ada,” kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin (4/10). Dia mengatakan, perkembangan di beberapa level juga menunjukan adanya perbaikan. Di mana di level 3 terdapat sebanyak empat provinsi, di level 2 sebanyak 22 provinsi, dan di level I hanya terdapat satu provinsi saja.

Selanjutnya, dari indikator 10 kabupaten kota diterapkan di level 4 di luar Jawa dan Bali dalam dua minggu terakhir yakni 21 September sampai dengan 4 Oktober yang terjadi kenaikan level adalah di Kota Banjarmasin. Kemudian sebanyak tujuh kabupaten kota turun levelnya, dan dua tetap levelnya.

1. Luhut sebut reproduksi virus corona di Jawa sudah di bawah satu persen
PPKM Diperpanjang hingga 18 Oktober, Luhut Klaim COVID Turun 98 Persen

Kemudian, Luhut juga menyampaikan tingkat reproduksi virus corona di Jawa sudah berada di bawah satu persen. Sementara, tingkat reproduksi virus corona di Bali berada di angka satu persen.

“Selain itu, jumlah testing yang dilakukan per hari terus mengalami peningkatan sehingga dapat menurunkan tingkat positivity rate yang sudah berada di bawah satu (persen),” ujar Luhut.

2. Luhut klaim testing di RI alami peningkatan
PPKM Diperpanjang hingga 18 Oktober, Luhut Klaim COVID Turun 98 Persen

Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menyebut testing terkait virus corona di Indonesia juga mengalami peningkatan. Sehingga, ia membantah anggapan kasus turun karena jumlah testing menurun.

“Testing terus alami peningkatan. Jadi tidak benar kalau testing angkanya turun. Testing itu rata-rata di sekitaran 75 ribu. Kami berupaya sampai 400 ribu, 200 ribu, 300 ribu, tapi sepertinya kita akan range dari 175-250 ribu,” terang dia.

3. Luhut minta masyarakat tidak bereuforia karena kasus menurun
PPKM Diperpanjang hingga 18 Oktober, Luhut Klaim COVID Turun 98 Persen

Kendati begitu, Luhut meminta masyarakat tidak bereuforia karena kasus COVID-19 sudah menurun. Dia meminta masyarakat tetap menaati protokol kesehatan.

“Saya tentunya tidak bosan mengajak agar kita semua terus memanjatkan doa sekaligus berupaya untuk tidak lengah dalam penerapan protokol kesehatan,” ucapnya.