Seorang Ayah di Jember Menculik Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah di Jember Menculik Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah di Jember Menculik Anak Kandungnya Sendiri – Seorang Warga Kalisat berinisial BY (31) diamankan Satuaan Reserse dan Kriminal Polres Jember.  Ia dibekuk polisi terkait kasus tindak pidana penculikan anak.  Pengungkapan Kasus penculikan anak itu bermula dari laporan seorang wanita berinisial DC (27) warga Kecamataan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.

Berdasarkan keterangan DC kepada Polisi, perempuan itu mengaku kehilangan anak yang baru berusia tujuh bulan. Sang anak hilang saat dititipkan ke tetangga kostnya lantaran korban harus bekerja.

Dari laporan perkara dugaan penculikan anak dibawah umur itu, kepolisian bertindak melakukan rangkaiaan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku BY warga Kecamatan Kalisat, Jember.

1. Hilang saat ditinggal kerja
Kasus penculikan anak- Setelah diculik balita ini dipaksa jadi pengemis

Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan, kasus penculikan anak terjadi setelah kedua pasangan suami-istri tersebut telah berpisah.

“DC telah melaporkan bahwa anaknya hilang, dimana awalnya anaknya dititipkan di tetangga kostnya,” ujar Komang melalui keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Minggu (20/9/2021).

Tindak pidana penculikan anak tersebut terjadi saat DC pulang kerja dan mau mengambil anaknya yang dititipkan ke tetangga.

“Ternyata tidak ada dan akhirnya DC melaporkan ke pihak kepolisian karena DC merasa ketakutan,” imbuhnya.

2. Konflik rumah tangga

12 Tanda Pasangan Anda Mulai Selingkuh, Waspadai Nomor 8 : Okezone Lifestyle

Berdasarkan keterangan polisi, duduk perkara dimulai saat keduanya menikah secara agama atau siri kemudian miliki seorang anak yang berinisial FR. BY secara diam-diam ternyata sudah memiliki istri lain, dan meninggalkan DC saat sedang hamil.

“Dulu sebelum menikah BY mengaku kalau belum punya istri, ternyata sudah menikah,” katanya.

3. Ancaman hukuman 15 tahun
Polisi Tangkap Seorang Ayah di Jember yang Menculik Anaknya

Saat ini, polisi telah menangkap pelaku. Kasus penculikan anak oleh ayahnya sendiri ini, masih didalami oleh polisi untuk mengetahui motifnya.

“Sampai saat ini motifnya masih belum diketahui, karena yang menculik bukan orang lain namun bapaknya sendiri, sehingga kami perlu mendalami kasus ini. Memang itu anak kandungnya namun cara mengambil yang salah sehingga ibu kandungnya melaporkan ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Untuk kasus ini dikenakan pasal 330 KUHP penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda sebesar Rp.60.000.000 sampai Rp.300.000.000,

Menurutnya pelapor, seorang wanita yang berinisial JR (27) warga asal  Kecamatan Glagah Banyuwangi, pada  20 Agustus 2021 lalu. Saat itu, korban telah melaporkan bahwa anaknya bernama FR ( 7 bulan), hilang saat dititipkan pada  kostnya.

“Kronologinya, korban saudari JR punya anak umur 7 bulan, menitipkan anaknya kepada teman kostnya, karena sedang bekerja. Saat ibu kandungnya bekerja, anaknya dibawa suaminya (MD), dibawa lari jauh dari jangkauan ibunya,” katanya.

Karena itu, korban melaporkan kasus tersebut, ke Polsek Rambipuji. Berdasarkan laporan itu, Polsek Rambipuji dan Satreskrim Polres Jember menindaklanjuti laporan itu, sehingga pelaku berhasil ditangkap di Wilayah Rambipuji.

Sementara anak korban, juga ditemukan di tempat yang sama. Saat ini, Polisi sudah meminta keterangan ibu korban dan saksi-saksi lainnya dan tersangka di Mapolres Jember.