Tentara Kanada Menghadapi Pengadilan Militer Karena Ganja

Tentara Kanada Menghadapi Pengadilan Militer Karena Ganja

Tentara Kanada Menghadapi Pengadilan Militer Karena Ganja – Ganja atau mariyuana adalah psikotropika mengandung tetrahidrokanabinol dan kanabidiol yang membuat pemakainya mengalami euforia. Ganja biasanya dibuat menjadi rokok untuk dihisap supaya efek dari zatnya bereaksi. Tanaman semusim ini tingginya dapat mencapai 2 meter. Berdaun menjari dengan bunga jantan dan betina ada di tanaman berbeda (berumah dua). Bunganya kecil-kecil dalam dompolan di ujung ranting.

Ganja hanya tumbuh di pegunungan tropis dengan ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut. Ganja menjadi simbol budaya hippie yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu, ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisasi yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang.

Di India, sebagian Sadu yang menyembah dewa Siwa menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap hasis melalui CS Live22 bong dan minum bhang. Seorang tentara Kanada menghadapi pengadilan militer setelah didakwa memberikan ganja kepada rekan-rekannya tanpa izin. Ia bahkan menghadapi ancaman hukuman selama 2 tahun penjara serta pemecatan tidak hormat.

1. Tak hanya itu saja, ia menghadapi 18 dakwaan atas perbuatannya
Beri Ganja ke Teman, Tentara Kanada Hadapi Pengadilan Militer

Dilansir dari The Guardian, seorang tentara bernama Chelsea Cogwell ini dituding telah menyajikan kue mangkuk bercampur ganja kepada rekan-rekannya tanpa disadari selama kegiatan latihan menembak. Ia juga menghadapi 18 dakwaan karena memanggang, termasuk memberikan zat berbahaya serta berperilaku tercela.

Cogswell, telah bertugas di militer Kanada sejak 2011 lalu, bekerja di kantin selama latihan menembak beberapa minggu lamanya di Pangkalan Militer di Gagetown, New Brunswick, Kanada, pada bulan Juli 2018 lalu. Menurut dokumen pengadilan setempat, semua anggota W Battery yang mengonsumsi kue mangkuk saat dia bekerja di kantin, kecuali satu orang diantaranya, telah mengalami gejala seperti dehidrasi, kepanasan, kelelahan, kebingungan, mulut kering, serta paranoia.

Di situ juga terdapat gambar Latihan Penembak Umum dengan menunjukkan para pasukan telah menembak menggunakan senjata howitzer dengan putaran 155mm. Hakim militer setempat bernama Komandan Sandra Sukstorf mengatakan bahwa beberapa anggota yang terkena dampak diduga tidak dapat menjalankan latihan dengan benar serta penanganan bahan peledak yang benar.

2. Meski menghadapi pengadilan militer, Cogswell masih berstatus anggota aktif Angkatan Bersenjata Kanada
Beri Ganja ke Teman, Tentara Kanada Hadapi Pengadilan Militer

Peristiwa tersebut menandai pertama kalinya seorang anggota militer Kanada didakwa memberikan ganja kepada rekan-rekannya secara ilegal. Di bawah hukum pidana yang berlaku di Kanada, Cogswell menghadapi hukuman maksimal 2 tahun penjara serta mendapatkan pemecatan tidak hormat di bawah Undang-Undang Pertahanan Nasional.

Cogswell juga dijadwalkan menghadapi persidangan di pengadilan militer tahun 2020 lalu, tetapi persidangan pada saat itu ditunda karena pembatasan COVID-19, perubahan penasihat hukum, serta gugatan hukum.

Sampai saat ini, tak ada tuduhan terhadap Cogswell yang terbukti atau diuji di pengadilan, serta dia tetap tidak bersalah hingga akhirnya menemukan bukti yang menjeratnya.

Pengadilan militer setempat dijadwalkan pada tanggal 3 Agustus 2021 ini di Oromocto, New Brunswick, Kanada. Status Cogswell sampai saat ini meski menjalani persidangan masih aktif sebagai anggota Angkatan Bersenjata Kanada.

3. Dalam kebijakan yang berlaku, anggota Angkatan Bersenjata Kanada akan dilarang menggunakan ganja rekreasi sesuai hukum yang berlaku
Beri Ganja ke Teman, Tentara Kanada Hadapi Pengadilan Militer

Dalam sebuah kebijakan yang berlaku sejak Oktober 2018 lalu, anggota Angkatan Bersenjata Kanada akan dilarang menggunakan ganja rekreasi dalam waktu 8 jam setelah shift tugas serta dalam waktu 24 jam kerja yang melibatkan pengoperasian senjata atau kendaraan.

Penggunaan ganja juga akan dilarang dalam 28 hari tugas yang mencakup layanan di pesawat militer, operasi di lingkungan hiperbarik, serta terjun payung di ketinggian. Ketika mengumumkan kebijakan barunya, militer Kanada juga menjelaskan bahwa anggota militer Kanada akan bertanggung jawab atas pilihan mereka sendiri serta para pemimpin yakin bahwa personelnya dapat menangani transisi ini.

Dengan arahan tersebut menunjukkan bahwa status ilegal ganja di banyak negara-negara dunia dapat menyebabkan masalah bagi anggota layanan Kanada yang membawanya ke luar negeri atau bahkan berpartisipasi di dalam negeri. Untuk itu, ia menetapkan anggota Angkatan Bersenjata Kanada bertanggung jawab untuk mendapatkan informasi mengenai konsumsi ganja dan hukum serta kebijakan kepemilikan ganja di negara manapun yang ingin mereka kunjungi.