Aturan Wajib Gunakan Masker Telah Dihapus Pemerintah Italia

Aturan Wajib Gunakan Masker Telah Dihapus Pemerintah Italia

Aturan Wajib Gunakan Masker Telah Dihapus Pemerintah Italia – Satu lagi negara menyusul penerapan aturan bebas masker karena kasus COVID-19 dinilai sudah teratasi. Adalah Italia, per tanggal 28 Juni tak lagi mewajibkan warganya memakai masker di luar ruangan. Hal ini diutarakan Menteri Kesehatan Roberto Speranza dalam cuitannya di Twitter Senin malam. Ia menjelaskan beberapa syarat untuk menerapkan aturan bebas masker.

Wilayah yang bisa menerapkan aturan bebas masker harus sudah berada di ‘white zone’ COVID-19. White zone Corona di Italia menandakan kasus infeksi COVID-19 amat rendah dan jumlah pasien ICU harian rumah sakit tercatat di bawah ambang batas berisiko. Pemerintah Italia menghapus kewajiban menggunakan masker di ruang publik mulai Senin (28/6/2021). Otoritas kesehatan menilai 20 wilayah Italia tergolong sebagai zona berisiko rendah.

Dilansir dari News 24, keputusan itu menjadi sebuah pencapaian luar biasa bagi Italia, mengingat negara tersebut sempat Daftar Poker77 menjadi salah satu hotspot COVID-19 di Eropa pada awal pandemik. Dengan kata lain, masyarakat diizinkan untuk beraktivitas di luar ruangan tanpa masker. Kabar yang disambut pro-kontra itu datang ketika Italia sedang menghadapi gelombang panas, dengan suhu udara mencapai lebih dari 40 derajat celcius.

1. Masih banyak orang yang khawatir terpapar virus
Italia Cabut Aturan Wajib Masker di Ruang Publik, Muncul Pro-Kontra! 

Kendati begitu, masih banyak orang di luar ruangan yang mengenakan masker karena kebiasaan mereka. Tidak sedikit pula masyarakat yang masih merasa khawatir terpapar virus corona.

Giulia dan ibunya, penduduk Roma lainnya, memilih untuk tetap menggunakan masker. “Kami masih prihatin dengan situasi ini. Ini (pandemik) belum berakhir,” katanya.

2. Masyarakat diminta waspada karena varian delta
Covid-19: Muncul varian Inggris, Afrika Selatan, hingga Brasil - bagaimana  bisa terjadi? - BBC News Indonesia

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Italia mengimbau masyarakat untuk terus berhati-hati, mengingat pandemik COVID-19 di sejumlah negara kian mengganas akibat mutasi virus varian delta.

“Kehati-hatian tetap diperlukan, terutama karena adanya varian baru. Pertempuran belum dimenangkan,” tulis Menteri Kesehatan Roberto Speranza ketika menandatangani peraturan yang menghapus penggunaan masker.

3. Buah manis dari kebijakan penanganan pandemik yang apik
Italia Cabut Aturan Wajib Masker di Ruang Publik, Muncul Pro-Kontra! 

Dilansir dari Worldometer, Italia telah mencatatkan 4,2 juta kasus positif, dengan 127 ribu kasus kematian. Grafik penambahan kasus harian terus menurun sejak Maret 2021, salah satu yang terendah tercatat pada 21 Juni 2021 dengan penambahan 494 kasus baru.

Pemerintah Italia telah melakukan berbagai cara untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, mulai dari karantina wilayah atau lockdown ketika kasus melonjak hingga menutup perbatasan untuk turis asing dari berbagai negara.

Puncak pandemik di Italia terjadi pada November 2020, pernah mencatatkan penambahan kasus harian mencapai 41 ribu kasus. Adapun kasus mortalitas harian tertinggi terjadi pada 3 Desember 2020 dengan 992 kasus kematian. Sejauh ini, tercatat sepertiga penduduk Italia di atas 12 tahun atau sebanyak 17,8 juta orang telah divaksinasi penuh.

Sementara saat ini semua wilayah di sana masuk white zone, kecuali satu daerah kecil di Italia bagian barat. Meski begitu, masker tetap dibutuhkan di transportasi umum dan juga di dalam ruangan.

Perlu dicatat, penerapan bebas masker di Italia juga menyusul cakupan vaksinasi. Hampir 30 persen warga di Italia, berusia 12 tahun ke atas, sudah mendapat dua dosis vaksin COVID-19.

Seperti Italia, beberapa negara ini sudah lebih dulu menerapkan aturan bebas masker.

  • Israel
  • Amerka Serikat
  • Bhutan
  • Selandia Baru
  • China