Inilah Perbatasan Darat Afganistan yang Diambil Alih Taliban

Inilah Perbatasan Darat Afganistan yang Diambil Alih Taliban

Inilah Perbatasan Darat Afganistan yang Diambil Alih Taliban – Manusia sudah tinggal di Afganistan sejak Zaman Batu Tua (Paleolitik) Tengah. Lokasi strategis negara tersebut di sisi sepanjang jalur sutra telah menghubungkan Afganistan dengan budaya Timur Tengah dan Asia bagian lain. Sepanjang abad, Afganistan telah menjadi tempat tinggal untuk banyak orang-orang dan telah menjadi objek dari banyak kampanye militer, terutama dari Aleksander Agung, Maurya, Arab Muslim, Mongolia, Inggris, Rusia dan di era modern oleh dunia barat.

Afganistan juga menjadi tempat di mana dinasti Kushan,  Hun Putih, Samanid, Safarid, Ghaznavid, Gurid, Khilji, Mughal, Hotaki, Durrani dan lain-lain telah bangkit dan membentuk kerajaan besar. Penarikan mundur pasukan Amerika Serikat dan sekutu di Afganistan menyebabkan kekacauan besar. Terbukti, pasukan Afganistan kewalahan menghentikan gerak laju Taliban. Sepak terjang yang digaungkan Taliban pasca penarikan mundur pasukan AS yang sudah hampir rampung, dipercaya banyak ahli dapat menarik Afganistan ke dalam perang yang jauh lebih besar dan destruktif di masa mendatang.

Dikutip dari RFE/RL, gejolak di Afganistan akhirnya juga merembet ke negara tetangganya, seperti Tajikistan, yang terpaksa menambah app idn poker 20 ribu prajurit di perbatasan, setelah Taliban berhasil menguasai pos penyeberangan utama Afghanistan-Tajikistan. Beberapa negara yang berbatasan dengan Afganistan pun merasa khawatir dengan ketidakmampuan militer menghadapi Taliban.

1. Perbatasan Afganistan-Iran
3 Perbatasan Darat Afganistan yang Dikuasai Taliban

Konflik bersenjata antara pemerintah Afganistan dan Taliban mulai memasuki titik puncak kala militer terus diserang tanpa ampun. Serangan yang dihasilkan Taliban memang sangat efektif, hingga membuat prajurit Afganistan mundur dari beberapa wilayahnya, salah satunya di Provinsi Herat.

Dilaporkan AP, pada Kamis (08/07), Juru Bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengumumkan pos perbatasan Islam Qala (Afganistan-Iran) di Provinsi Herat berhasil diduduki pihaknya tanpa perlawanan berarti dari militer Afganistan. Pernyataan itu kemudian dibenarkan oleh salah satu pejabat Afganistan yang tidak ingin disebutkan namanya karena informasi yang dia sebarkan tidak diizinkan oleh pemerintah.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Taliban, ketika memasuki wilayah perbatasan tersebut mereka disambut meriah oleh masyarakat Afganistan bak pahlawan. Sedangkan Pasukan Afganistan sendiri yang bertugas menjaga perbatasan dikabarkan meninggalkan posisi pertahanannya dan lari masuk ke Iran untuk berlindung.

2. Perbatasan Afganistan-Tajikistan
3 Perbatasan Darat Afganistan yang Dikuasai Taliban

Perbatasan Afganistan-Tajikistan sempat menjadi berita viral karena merupakan lokasi wilayah darat pertama yang berhasil dikuasai oleh Taliban. Minimnya kekuatan militer Afganistan di sekitar daerah perbatasan menjadi salah satu alasan mengapa Taliban dapat dengan mudah menguasai daerah tersebut.

Pos perbatasan Shir Khan Bandar (Afganistan-Tajikistan), terletak di utara Afganistan, jatuh ke tangan Taliban pada 22 Juni 2021 setelah militer pemerintah yang berjaga melarikan diri ke wilayah Tajikistan, seperti yang dilansir dari Al Jazeera. Pasukan Taliban terlihat menumbangkan bendera-bendera Afganistan di sekitar pos perbatasan dan menggantikannya dengan milik Taliban.

Dikarenakan sikap netral, pemerintah Tajikistan memulangkan semua prajurit Afganistan yang masuk ke wilayahnya dan menekankan jika mereka tidak akan menerima siapa saja di teritorialnya secara ilegal.

Tajikistan juga sudah berkoordinasi dengan negara-negara tetangga dan sahabatnya, secara khusus Federasi Rusia, karena Presiden Vladimir Putin memastikan pihaknya siap memberikan bantuan keamanan kepada Tajikistan apabila diperlukan.

3. Perbatasan Afganistan-Uzbekistan
3 Perbatasan Darat Afganistan yang Dikuasai Taliban

Sama seperti Tajikistan, pos perbatasan Afganistan-Uzbekistan yang terletak di sepanjang distrik Kaldar dan Shortepa tidak luput dari ekspansi Taliban. Sebelumnya, kedua distrik tersebut sempat diperkuat militer Afganistan agar tidak jatuh ke tangan Taliban, namun dengan keterbatasan sumber daya serta prajurit, daerah itu akhirnya jatuh.

Dilansir dari Eurasia, pos perbatasan Afganistan-Uzbekistan resmi dikuasai Taliban pada 24 Juni 2021 setelah beberapa kali terjadi pertempuran hebat antara militer Afganistan dan pejuang Taliban. Ketika pertempuran berlangsung, puluhan prajurit Afganistan nekat masuk ke wilayah Uzbekistan dengan berenang menyeberangi pembatas alami Afganistan-Uzbekistan, Sungai Amu Darya.

Kementerian Luar Negeri Uzbekistan melaporkan jika mereka berhasil menemukan 53 prajurit Afganistan yang lari dari pertempuran dan saat ini sudah dikembalikan ke Afganistan. Bersama dengan Tajikistan, pemerintah Uzbekistan menyerukan hal serupa yang melarang penyebarangan ilegal ke negara mereka dan militer Uzbekistan juga akan meningkatkan pengawasan di perbatasannya dengan Afganistan.

Afganistan adalah republik Islam presidensial unitari, dengan Islam sebagai agama resmi negara. Afganistan adalah anggota dari PBB, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Grup 77 (G77), Organisasi Kerja Sama Ekonomi (ECO) dan Gerakan Non-Blok (GNB). Ekonomi Afganistan berada di peringkat 108 di dunia dengan PDB sekitar $64.08 miliar.