Kasus Covid-19 di Chile Naik Walau Sudah Divaksinasi 60%

Kasus Covid-19 di Chile Naik Walau Sudah Divaksinasi 60%

Kasus Covid-19 di Chile Naik Walau Sudah Divaksinasi 60% – Republik Chili , kadang-kadang dieja sebagai Cile, Chile, Cili, atau Chili, merupakan sebuah negara berdaulat di Benua Amerika, terletak di bagian tenggara Amerika Selatan, dengan ibu kota dan pusat pemerintahan di Kota Santiago. Meski hampir 60 persen warga Cile sudah divaksinasi penuh, kasus COVID-19 di Cile justru semakin meningkat akhir-akhir ini.

Unit perawatan intensif kembali kewalahan, dan Chile untuk kedua kalinya menutup perbatasannya bagi siapapun yang bukan warga negaranya.

Pemerintah Chile juga menerapkan kebijakan lockdown bagi sebagian besar dari 18 juta penduduknya. Dilansir dari Poker77 Online Pemerintah Cile pada hari Kamis, 10 Juni 2021, waktu setempat mengambil tindakan untuk memberlakukan lockdown. Bagaimana situasi di Cile saat ini?

1. Para kritikus menuduh pemerintah Cile terjebak dalam kemenangan peluncuran vaksin 
Hampir 60 Persen Warga Divaksinasi, COVID-19 di Cile Naik

Dilansir dari BBC, pemerintah Cile mengumumkan lockdown di tengah meningkatnya kasus COVID-19, meskipun hampir sekitar 60 persen warga Cile mendapatkan vaksinasi penuh. Lebih dari 8 juta warga yang tinggal di dalam dan sekitar ibu kota Cile harus tinggal di rumah mulai hari Sabtu, 12 Juni 2021, ini. Tempat tidur perawatan intensif mendekati kapasitas penuh, akan tetapi para kritikus menuduh pemerintah terjebak dalam kemenangan atas peluncuran vaksin dan melonggarkan pembatasan yang terlalu cepat.

Perbatasan Cile telah ditutup dari Maret 2020 hingga November 2020 ini, tetapi setelah lockdown ketat yang menghasilan turunnya jumlah kasus, keputusan diambil untuk membukanya kembali. Warga Cile juga diberi izin khusus untuk bepergian lebih bebas ke seluruh negeri selama liburan musim panas serta beberapa tempat seperti restoran, toko, dan resor liburan dibuka kembali untuk memulai ekonomi yang sempat tergoyahkan akibat pandemi COVID-19.

2. Menurut para ahli medis menunjukkan vaksin COVID-19 tidak 100 persen efektif 
Hampir 60 Persen Warga Divaksinasi, COVID-19 di Cile Naik

Para ahli medis menilai vaksin tersebut tidak 100 persen efektif dan ada jeda waktu sebelum mereka mencapai kemanjuran tertinggi, juga mendorong gelombang kedua yang sengit adalah kelelahan akibat lockdown dan munculnya varian yang lebih menular. Dokter darurat di Rumah Sakit University of Chile, Dr. Cesar Cortes, mengatakan orang-orang yang tinggal di rumah saat ini lebih takut tidak memiliki pekerjaan. Menurutnya, tanpa vaksin justru membuat Cile akan jauh lebih buruk.

Regulator kesehatan Cile, ISP, mengatakan urutan genom infeksi antara Desember 2020 lalu dan Juni 2021 ini telah mengkonfirmasi varian P1 Brazil adalah yang paling umum di Cile dan dua kali lebih menular dari jenis aslinya. Seorang ahli spesialis penyakit menular di sebuah rumah sakit besar di Santiago, Cile, mengatakan bahwa vaksin tidak dapat sepenuhnya meringankan beban rumah sakit. Menurutnya, sekitar 10 persen orang, bahkan jika sudah divaksinasi, tidak akan terlindungi dari penyakit serius serta sudah mencapai ratusan ribu orang yang dirawat di ruang ICU.

3. Perkembangan jumlah kasus harian COVID-19 di Cile membuat pihak berwenang merasakan kekhawatiran
Hampir 60 Persen Warga Divaksinasi, COVID-19 di Cile Naik

Jumlah kasus COVID-19 sampai hari Kamis, 10 Juni 2021, waktu setempat mencapai angka 1.453.478 kasus dengan rincian 30.339 kasus berakhir meninggal dunia serta 1.376.335 kasus berakhir sembuh. Di hari yang sama, Cile mengalami penambahan kasus sebanyak 7.708 kasus baru dengan rincian 198 kasus berakhir meninggal dunia. Dengan demikian, Cile berada di urutan ke-22 jumlah kasus COVID-19 terbanyak di dunia.

Perkembangan jumlah kasus ini justru akan mengkhawatirkan pihak berwenang di tempat lain yang memperdebatkan seberapa cepat untuk dibuka kembali ketika kampanye vaksinasi mengumpulkan tenaga medis. Hal itu terjadi ketika beban kasus harian di Cile yang dikonfirmasi melonjak 17 persen dalam 2 minggu terakhir ini secara nasional dan 25 persen di wilayah Metropolitan, yang mencakup Santiago dan rumah bagi separuh warga di Cile.