Lima Juta Dosis Vaksin Sinovac Telah Sampai di Indonesia

Lima Juta Dosis Vaksin Sinovac Telah Sampai di Indonesia

Lima Juta Dosis Vaksin Sinovac Telah Sampai di Indonesia – CoronaVac adalah vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi Tiongkok, Sinovac. Sejak pertengahan tahun 2020, calon vaksin ini menjalani penelitian klinis tahap III, dan mendapatkan persetujuan untuk penggunaan darurat yang saat ini berlangsung di Brasil, Chili, Indonesia, dan Turki.

CoronaVac menggunakan teknologi serupa, tetapi lebih tradisional, dibandingkan dengan BBIBP-CorV dan BBV152, vaksin virus inaktif COVID-19 lainnya yang juga sedang dalam uji coba tahap III. Sebanyak 5 juta dosis vaksin virus COVID-19 produksi perusahaan Tiongkok, Sinovac, tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jumat (13/8/2021).

“Alhamdulilah hari ini kita kedatangan sejumlah 5 juta dosis vaksin CoronaVac produksi Sinovac dalam bentuk vaksin jadi, dalam kemasan vial 1mm,” Dirangkum dari Poker Domino777 kata ujar Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito dipantau di YouTube Sekretariat Presiden.

1. Stok vaksin mendekati 200 juta dosis
Terima 5 Juta Dosis Sinovac, Stok Vaksin RI Capai 185 Juta

Penny mengatakan kedatangan vaksin Sinovac ini menambah jumlah vaksin yang tersedia di Indonesia yang melebihi 185 juta dosis bahkan mendekati 200 juta dosis.

“Hal ini mempertegas, pemerintah berupaya keras dan strategis memenuhi kebutuhan stok vaksin COVID-19. BPOM terus mengawal dalam kedatangannya, distribusinya dalam program vaksinasi,” imbuhnya.

2. Target program vaksinasi nasional 2 juta per hari
Alhamdulilah, 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba Lagi di Indonesia

Penny mengatakan mulai Agustus 2021, program vaksinasi nasional semakin diperluas dan dipercepat dengan target 2 juta per hari.

“Hingga hari ini sudah lebih dari 50 juta orang telah tervaksinasi, jadi semakin luas lagi capaian dari program vaksin ini, semoga segera tercapai target herd immunity dengan jumlah 208 juta penduduk Indonesia telah tervaksin dalam waktu secepatnya,” tutur Penny.

3. BPOM lakukan pengujian vaksin sebelum didistribusikan
Alhamdulilah, 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba Lagi di Indonesia

Penny menegaskan BPOM akan selalu melakukan pengawasan, pengujian untuk memastikan semua vaksin yang digunakan mutu dan khasiat. Penny menambahkan semua vaksin yang masuk di Indonesia yang digunakan dalam program vaksinasi pemerintah telah mendapat Emergency Use Authorization (EUA) atau izin pemakaian darurat.

Sampai saat ini, BPOM telah menerbitkan EUA lima jenis yakni Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, dan Pfizer.

“Untuk setiap batch vaksin yang telah dapat EUA, sebelum didistribusikan dan digunakan, BPOM kembali melakukan pengawalan melalui pengujian di Pusat Pengembangan Penelitian Obat dan Makanan dalam rangka memastikan mutu obat berkualitas,” katanya.

BPOM mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi, khususnya Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, TNI, Polri, dan lembaga lain, utamanya para tenaga kesehatan dan para relawan, serta masyarakat yang mendukung percepatan vaksinasi,.