Presiden Haiti Jovele Moise Tewas Ditembak Pembunuh Bayaran

Presiden Haiti Jovele Moise Tewas Ditembak Pembunuh Bayaran

Presiden Haiti Jovele Moise Tewas Ditembak Pembunuh Bayaran – The  presiden Haiti, secara resmi disebut presiden Republik Haiti adalah kepala negara dari Haiti . Kekuasaan eksekutif di Haiti dibagi antara presiden dan pemerintah yang dipimpin oleh Perdana Menteri Haiti. [A133] Posisi saat ini kosong mengikutipembunuhan Presiden Moïse pada 7 Juli 2021 . Perdana Menteri petahana Claude Joseph menjabat sebagai penjabat presiden. 

Sekelompok lelaki bersenjata membunuh Presiden Haiti Jovenel Moïse dan melukai istrinya dalam serangan yang terjadi di rumah mereka, Rabu (7/7/2021) malam. Kejadian itu memperburuk situasi domestik Haiti, yang harus menghadapi lonjakan inflasi, gerakan protes terhadap pemerintahan yang otoriter, dan kekerasan geng dalam waktu bersamaan. Dilansir dari The Associated Press, Perdana Menteri Interim Claude Joseph mengkonfirmasi pembunuhan tersebut.

Dia juga memastikan bahwa polisi dan militer telah berhasil mengendalikan app idn poker keamanan Haiti, negara termiskin di Amerika yang mana kediktatoran dan pergolakan politik menjadi penghambat konsolidasi pemerintahan demokratis. Joseph menjadikan kematian Moïse sebagai momentum untuk konsolidasi pemerintahan. Dia juga menyerukan penyelidikan internasional untuk mengungkap motif dan dalang insiden tersebut.

1. Tersangka merupakan tentara bayaran asing dan pembunuh profesional
Presiden Haiti Jovele Moise Tewas Ditembak di Rumahnya, Istri Terluka

Duta besar Haiti untuk Amerika Serikat (AS) Bocchit Edmond mengatakan, serangan terhadap presiden berusia 53 tahun itu dilakukan oleh tentara bayaran asing dan pembunuh profesional. Edmond menambahkan bahwa pembunuh menyamar sebagai agen penegakan narkoba AS atau DEA.

Joseph menyampaikan, orang-orang bersenjata berat itu berbicara bahasa Spanyol atau Inggris, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Istri Moïse, Martine, berhasil selamat meski kondisinya kritis. Saat ini dia sedang dipindahkan ke Miami untuk perawatan intensif.

Haiti telah meminta bantuan pemerintah AS untuk penyelidikan, kata Joseph, seraya menambahkan bahwa para pembunuh bisa saja melarikan diri melalui perbatasan darat ke Republik Dominika atau melalui laut.

Republik Dominika mengatakan akan menutup perbatasan dan memperkuat keamanan di daerah tersebut.

2. Amerika Serikat siap membantu Haiti
Presiden Haiti Jovele Moise Tewas Ditembak di Rumahnya, Istri Terluka

Sosiolog Universitas Wesleyan, Alex Dupuy, khawatir kematian Moïse akan memicu kerusuhan lainnya. Pasalnya, semua pihak tidak akan melepaskan begitu saja jabatan Perdana Menteri Interim kepada Joseph.

Satu-satunya skenario terbaik, usul Dupuy, adalah pejabat perdana menteri dan partai oposisi harus duduk bersama dan menghasilkan kesepakatan.

“Di Haiti tidak ada yang bisa diterima begitu saja,” kata Dupuy, merujuk pada pengkatan Joseph sebagai perdana menteri.

Mantan Presiden Michel Martelly menyebut pembunuhan itu sebagai pukulan keras bagi demokrasi Haiti, yang sedang berjuang untuk menemukan jalannya.

Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa dia terkejut dan sedih mendengar pembunuhan yang mengerikan itu.

“Amerika Serikat menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Haiti, dan kami siap membantu saat kami terus bekerja untuk Haiti yang aman dan terjamin,” kata Biden dalam sebuah pernyataan.

3. PBB menyampaikan belasungkawa atas kematian Moïse
Presiden Haiti Jovele Moise Tewas Ditembak di Rumahnya, Istri Terluka

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyampaikan belasungkawa atas kematian Moïse. Dia berharap agar warga Haiti tetap menjaga kondusivitas dan tetap pada jalur untuk mendukung demokrasi.

“Sekjen menyerukan kepada semua warga Haiti untuk menjaga tatanan konstitusional, tetap bersatu dalam menghadapi tindakan menjijikkan ini dan menolak semua kekerasan,” kata Guterres, yang disampaikan melalui juru bicara Stéphane Dujarric, dikutip dari laman resmi PBB.

Seorang warga yang tinggal di dekat rumah presiden mengaku dia mendengar serangan itu.

“Saya pikir ada gempa bumi, ada begitu banyak penembakan,” kata seorang perempuan yang berbicara dengan syarat tidak menyebutkan nama. “Presiden memang memiliki masalah dengan banyak orang, tetapi ini bukan bagaimana kami mengharapkan dia mati,” tambah dia.

Presiden dipilih untuk masa jabatan lima tahun melalui pemungutan suara. Presiden tidak boleh dipilih dua kali berturut-turut: ia dapat menjabat untuk masa jabatan kedua hanya setelah selang waktu lima tahun, dan tidak boleh mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga.