Seorang Perempuan di Blitar Tega Buang Bayinya Karena Malu

Seorang Perempuan di Blitar Tega Buang Bayinya Karena Malu

Perempuan di Blitar Tega Buang Bayinya Karena MaluHamil diluar nikah adalah tindakan yang pada dasarnya sangat tidak dianjurkan oleh agama, karena agama mengajarkan manusia pada kebajikan, namun demikian praktek ini masih banyak kita jumpai di masyarakat. Seorang ibu di Kabupaten Blitar nekat membuang bayinya sendiri. Tak hanya itu, ibu tersebut juga mengarang cerita telah menemukan bayi nahas ini. Namun, pelaku yang berinisial AZ (22), warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar ini akhirnya tidak bisa mengelak saat diperiksa oleh polisi.

AZ mengaku nekat membuang bayinya ini lantaran malu karena ayah sang bayi tidak mau bertanggung jawab. Dilansir dari IDN Poker Versi jadul Kini pelaku masih menjalani perawatan di Puskesmas setempat usai melahirkan bayi tersebut.

1. Bayi dibuang di belakang rumah

Kapolsek Nglegok, AKP Lahuri menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan temuan bayi pada Jumat (4/6/2021) kemarin. Bayi perempuan dengan panjang 44 sentimeter dan berat 2,3 kilogram ini dilaporkan ditemukan oleh pelaku di belakang rumahnya. Pelaku mengaku mendengar suara tangisan bayi saat hendak mandi.

Setelah dicari, pelaku mengaku menemukan bayi yang dibungkus dengan daun pisang. “Saat ditemukan kondisi bayi sehat dan tali pusarnya belum diputus,” ujarnya, Sabtu (05/6/2021).

2. Tega buang bayi karena pacar tidak mengakui

Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku pembuangan bayi tersebut. Hasilnya ternyata AZ yang mengaku menemukan bayi ini ternyata merupakan pelaku. Dari hasil pemeriksaan, pelaku melahirkan bayi tersebut secara normal. Setelah bayi lahir pelaku lalu membungkus bayi dengan daun pisang, dan diletakkan di belakang rumahnya.

“Pelaku mengaku mengarang cerita penemuan itu karena malu pacarnya tidak mau mengakui bayi tersebut,” terangnya.

3. Pelaku masih dirawat pasca melahirkan

Sementara itu, kondisi bayi pasca dibuang dan ditemukan relatif stabil dan sehat. Bayi ini dirawat di Puskesmas Nglegok. Banyak orang yang hendak mengadopsi bayi tersebut. Namun karena orang tua bayi sudah diketahui, maka proses selanjutnya akan diserahkan ke pihak keluarga. Terkait status ibu bayi ini, polisi masih akan menunggu hingga kondisi kesehatannya stabil. “Sejauh ini statusnya masih saksi, yang bersangkutan masih menjalani perawatan di puskesmas,” pungkasnya.