Wali Kota Bogor Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Wali Kota Bogor Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Wali Kota Bogor Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama – Dr. Bima Arya Sugiarto, S.Hum., M.A. (lahir di Bogor, Jawa Barat, 17 Desember 1972; umur 48 tahun) adalah seorang politisi Indonesia. Bima adalah Wali Kota Bogor periode kedua yang menjabat sejak 20 April 2019. Wali Kota Bogor Bima Arya akhirnya mengikuti vaksinasi COVID-19 pada Senin (12/7/2021). Ia telah menunggu sekitar tiga bulan untuk mendapat vaksin.

Bima merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Dia merupakan putra dari Toni Sugiarto, seorang pewira polisi. Bima menamatkan pendidikan SD di SDN Polisi IV, SMP di SMPN 1 Bogor, SMA di SMAN 1 Bogor. Bima Arya disuntik vaksin virus corona dosis pertama buatan Sinovac. Proses vaksinasi bersama warga Bogor itu berlangsung di Braja Mustika, Jalan Dr Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

“Saya kan waktu itu gagal divaksin, karena antibodinya masih tinggi. Jadi, Dikutip dari laman idn poker play apk kemarin saya beri kesempatan yang lain dulu (untuk vaksinasi),” ujar Bima Arya.

1. Tidak ada efek samping dari vaksin
Walkot Bogor Bima Arya Akhirnya Ikut Vaksinasi COVID-19

Bima Arya mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama di lengan kiri. Usai mendapat vaksin, orang nomor satu di Kota Bogor itu harus menunggu sekitar 30 menit untuk proses observasi.

Setelah dinyatakan tidak ada efek samping samping pegal, Bima Arya kemudian segera meninggalkan lokasi vaksinasi.

2. Antibodi menurun jadi alasan Bima Arya ikut vaksinasi
Walkot Bogor Bima Arya Akhirnya Ikut Vaksinasi COVID-19

Bima Arya mengaku mengikuti vaksinasi COVID-19 atas saran dari dokter. Sebab, titer antibodi yang didapat usai sembuh dari COVID-19 sudah menurun menjadi 147, padahal tiga bulan lalu masih di angka 200.

Sehingga, ia pun melakukan vaksinasi agar daya tahan tubuh semakin kuat. Alasan lain adalah dosis vaksin saat ini sudah cukup banyak.

“Kalau waktu itu jatahnya (vaksin) terbatas. Kalau sekarang insya Allah banyak. Intinya jatah dosisnya ada,” terangnya.

3. Target sehari 10 ribu orang divaksinasi
Jokowi Tinjau Vaksinasi di Bekasi, Wali Kota Targetkan 10 Ribu Orang  Disuntik Sehari

Pria yang menjabat Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor ini menambahkan, setiap hari pihaknya menargetkan 10 ribu warga mendapatkan vaksin virus corona. Termasuk, menyasar anak usia 12-17 tahun.

“Vaksinasi COVID-19 di Jabodetabek memang dipercepat, jadi kita berpacu dengan waktu,” kata Bima Arya.